Saturday, August 23, 2014

Belajar Dari Kematian Karna

Karna akhirnya mati ditangan Arjuna. Sebelum kematiannya, karna sempat kehilangan segala kesaktian dan pengetahuannya. Dia tidak bisa menerima hal tersebut. Namun, Krishna berhasil menyadarkannya. Bahwa hal itu adalah pembalasan karena dia tidak menggunakan kesaktian yang dia miliki dengan sebaik-baiknya. Dan hal ini juga telah diingatkan oleh gurunya sendiri, Pashurama, bahwa suatu hari nanti kesaktiannya akan hilang.

Sebelum mati, Karna berdialog dengan Krishna.  Karna merasa tidak terima terhadap nasib. Pertama, dia diasuh oleh keluarga kusir yang tidak memungkinkan dia untuk mendapatkan apa yang bisa didapatkan oleh para putra brahmana. Kedua, Karna merasa selalu berbuat kebenaran dengan banyak membantu rakyat lemah. Dan pengabdiannnya kepada Duryodhana adalah bentuk balas budi karena kebaikan yang telah dilakukan oleh Duryodhan.

Monday, August 04, 2014

Pak Saripan, guru kehidupan ku.

Pak Saripan, paling kanan.
Sebelumnya, karena usia ku yang masih kecil, aku mengenalnya hanya sebatas nama dan tahu bahwa beliau adalah tetanggaku. Beliau seorang tentara yang bertugas di koramil Secang.
          Ketika usia ku menginjak remaja, aku mulai jauh dari rumah dan pulang hanya ketika liburan. Dan itu pun tidak pernah lama. Otomatis aku jarang ikut kegiatan-kegiatan remaja.
          Tahun 2008, aku pulang kampung dan mulai terlibat di beberapa kepanitiaan kegiatan remaja kampung. Di sini lah aku mulai mengagumi sosok pak Saripan.