Wednesday, May 29, 2013

Pemuda dan Agama

Kemarin aku pergi ke masjid dengan tujuan ingin melepaskan penat. Sesampainya di masjid, aku membuka Quran saku yang ku bawa dari rumah. Ya, meski sebenarnya di masjid juga disediakan Quran, namun aku lebih suka  membawa Quran pribadi agar tidak bingung batasan bacaan ku sampai mana.

Tidak begitu lama aku duduk, seorang pemuda yang kutaksir sekitar umur 20 tahunan datang. Dia langsung menuju ke depan mimbar.

Setelah sholat dua rokaat tahiyaatul masjid dan sholat dzhuhur. Dia tidak beranjak, malah duduk bersila. Suara putaran tasbih sesekali dapat aku dengar.

Sungguh, aku tidak tahu apa yang dia baca, namun pemandangan ini sangat menyejukkan.

Seorang pemuda datang ke masjid, bersimpuh, berusaha bermunajat kepada Tuhannya. Dan ini adalah di Russia. Ya, setiap kita pada suatu masa akan terketuk dengan pertanyaan, kemana kita akan kembali?