Wednesday, June 08, 2011

Catatan Santri (2) : toleransi beragama eps- Adzan dan Iqomat


Melanjutkan study budaya eps wudhu, kesempatan kali ini saya akan menulis tentang pengalaman saya bagaimana saya dimarahi oleh seorang kakek karena adzan.

Singkatnya, muadzin utama masjid jami’ Yekaterinburg tidak hadir. Dan kebetulan saya duduk disamping imam masjid. Saya pun menyanggupinya ketika diminta untuk adzan. Akhirnya, saya adzan seperti layaknya orang Indonesia. Dan bagaimana saya melihat orang-orang di Mesir adzan.

Menyambut Musim Semi


Tidak seperti hari - hari di musim dingin yang terlihat sedih. Hari – hari musim semi mulai terasa cerah. Orang-orang Russia mengistilahkan, bahwa musim semi adalah waktu dimana alam mulai terbangun dari tidurnya.

Di musim semi inilah matahari mulai bersinar lagi. Orang-orang menganggap, sinar matahari adalah anugrah karena selama tiga bulan lalu (musim dingin) langit Russia selalu mendung tanpa matahari.

Musim Semi; Jalanan di Russia Kotor


Perbedaan dengan saat musim dingin ( Desember – Februari), dimana jalanan tertutup putihnya salju. Musim semi, gunungan salju yang tertumpuk di sepanjang pinggiran jalan – jalan mulai mencair. Hal ini membuat jalanan menjadi basah, kotor dan becek.

Sekarang, matahari pun tidak segan lagi untuk menampakkan dirinya. Pukul 06.00 waktu setempat, kita sudah bisa merasakan hangatnya matahari. Kontras dengan bulan-bulan musim dingin, matahari baru muncul setelah pukul Sembilan dan akan terbenam sebelum pukul empat.