Tuesday, December 27, 2011

Kisah Menjadi Muslim di Russia


Nur Ustman, masjid di Yekaterinburg
Terlahir di Indonesia, di tengah keluarga yang agamis, kemudian mengenyam pendidikan di sekolah agama, hidup di pesantren dan di lingkungan yang mayoritas penduduknya beragama islam ternyata bisa mengurangi “manisnya” iman dan islam.

Mengapa saya bisa mengatakan seperti itu ? meskipun tidak mutllak, namun dengan premis-premis diatas, maka hidup sebagai seorang muslim akan terasa sangat mudah. Seseorang jika terbiasa dengan sesuatu yang mudah saja, maka tidak akan tahu bagaimana nikmatnya sesuatu itu. Seperti ungkapan kuno, seseorang akan  tahu nikmat sehat setelah ia merasakan sakit.

Saturday, December 24, 2011

Bertahan Melawan Suhu Dingin Russia

keadaan di dalam bis
Yekaterinburg, Russia - Ketika orang mendengar nama negara Russia, maka yang akan terlintas adalah kata kutub utara, siberia, salju dan dingin. Dan kata terakhir (dingin) kemudian menjadi image tersendiri. Hal ini memang bisa dibenarkan meskipun sebenarnya Russia mempunyai 4 musim ; Zimo (musim dingin), Vesna (musim semi), Leto (musim panas), dan Ocen (musim gugur).


Musim dingin di Russia secara official dihitung dari bulan Desember (untuk wilayah Moscow dan daerah yang berada di bagian bawah). Namun untuk beberapa negara federasi yang terleak dibagian atas (Ural, Siberia) , musim dingin dimulai satu bulan lebih awal, pada bulan november.

Sunday, December 18, 2011

Kebocoran di Kamar Mahasiswa Indonesia di Russia (Video)

Keadaan kamar ketika terjadi kebocoran
Yekaterinburg - Sabtu (18/12), terjadi kebocoran di kamar 338, kamar milik salah satu  mahasiswa asal Indonesia. Kamar ini terletak di lantai empat asrama enam, milik sebuah universitas yang terdapat di Yekaterinburg.

Menurut penghuni kamar tersebut, najib (26), air mulai menetes pada pukul 16.30 saat dia sedang mempersiapkan presentasi untuk hari senin besok.

Pada awalnya, kebocoran diduga berasal dari bocoran air pipa penghangat ruangan. namun setelah ditelusuri kebocoran berasal dari kamar mandi lantai lima.

Najib sudah menghubungi pihak Asrama, namun harus menunggu perbaikan sampai hari senin, dikarenakan hari sabtu dan minggu adalah hari libur kerja, pegawai pun libur. (ZN)

Video ada di sini

Sunday, September 18, 2011

Catatan Santri 14; Idul Fitri di Tatarstan, Russia (Video)

Tatarstan, Russia - Di seluruh wilayah Russia, 1 Syawal 1432 H secara serentak jatuh pada hari selasa (30/8/2011). Masyarakat muslim menyambut hari kemenangan ini dengan mendatangi masjid – masjid terdekat sejak pagi buta untuk melaksanakan sholat idul fitri.

Sholat idul fitri di Tatarstan kebanyakan diselenggarakan pukul 06.15 waktu setempat. oleh karena itu, banyak jamaah sholat subuh memilih menetap di masjid untuk untuk menunggu pelaksanaan sholat ied.

Masjid Kul Sharief yang terdapat di dalam kremlin (benteng) Kazan, menjadi pilihan warga yang tinggal di wilayah ibu kota untuk melasanakan sholat Idul fitri. Lebih dari dua ribu jamaah memenuhi masjid cantik kota Kazan ini, bahkan banyak jamaah yang terpaksa sholat di halaman masjid.

Pukul 05.30, dari menara masjid kul sharief terdengar pembacaan surat yasiin. Setelah itu Ramil Hazrat Yunusov, imam utama masjid kul sharief, mulai menyampaikan khutbah idul adha sampai pukul 06.15. Selanjutnya Ramil Hazrat Yunusov memimpin sholat idul fitri.

Catatan Santri 12 ; Hari pertama puasa di Tatarstan

Kazan - Pukul 22.23 adzan isya mulai dikumandangkan di masjid-masjid wilayah kazan, ibu kota negara federasi Russia, Tatarstan, tidak terkecuali dari menara masjid Anilare yang terletak berseberangan dengan gedung utama universitas islam Russia (Rossiski Islamski Universitet - RIU).

Tepat ketika adzan mulai terdengar, saya melihat ke arah masjid melalui jendela kamar 422 asrama RIU. Dari jendela kamar yang terletak di lantai tiga ini, suasana terlihat sepi, maklum, jika dilihat dari waktu, pukul 22.23 adalah waktunya istirahat setelah seharian beraktifitas.

Namun tidak disangka, dalam lima menit halaman parkir masjid sudah dipenuhi beberapa mobil pribadi. Kendaraan – kendaraan itu milik mereka yang ingin menjalankan sholat isya’ dan tarowih pertama bulan ramadhan tahun ini.

Thursday, August 04, 2011

Catatan Santri 10; Nyekar, Tradisi sebelum puasa di Russia

tatarstan - Marhaban ya Ramadhan… kalimat itulah yang biasa diucapkan untuk mengungkapkan kegembiraan dalam menyambut bulan penuh barokah begi setiap muslimin. Dalam hadis nabi diriwayatkan bahwa sepuluh hari pertama bulan puasa ini adalah rahmat (berkah dan kasih sayang), sepuluh hari kedua adalah maghfiroh (ampunan dari Allah), dan sepuluh hari terakhir adalah ‘itqun min an-nar (terbebasnya dari api neraka).

Oleh karena ramadhan adalah bulan yang luar biasa, maka setiap muslim di seluruh dunia memiliki tradisi husus untuk menyambut tamu istimewa ini.

Bulan ramadhan 1432 hijriah jatuh pada bulan agustus. Bulan ini termasuk bulan musim panas untuk negara - negara yang terletak di atas garis ekuator. Tidak seperti di Indonesia yang hanya memiliki dua musim.

Wednesday, July 13, 2011

Catatan Santri 8 ; Cerdas Cermat Inagurasi Jamaah Pengajian se-Yekaterinburg

Yekaterinburg – Tiga jamaah pengajian dari tiga masjid yang ada di kawasan Ural mengadakan perlombaan cerdas cermat persahabatan di rayon Berozovski. Ketiga jamaah pengajian tersebut berasal jamaah masjid Ramadhan ( Himmas), jamaah Masjid Nur ( Baradulina), dan jamaah masjid At-tin (Berozovski).

Menurut imam masjid At-tin, Radifullah Hazrat, selaku tuan rumah menjelaskan, bahwa tujuan utama dari cerdas cermat ini adalah memperluas dan memperkuat silaturakhim sesama muslim di wilayah Ural.

Wednesday, June 08, 2011

Catatan Santri (2) : toleransi beragama eps- Adzan dan Iqomat


Melanjutkan study budaya eps wudhu, kesempatan kali ini saya akan menulis tentang pengalaman saya bagaimana saya dimarahi oleh seorang kakek karena adzan.

Singkatnya, muadzin utama masjid jami’ Yekaterinburg tidak hadir. Dan kebetulan saya duduk disamping imam masjid. Saya pun menyanggupinya ketika diminta untuk adzan. Akhirnya, saya adzan seperti layaknya orang Indonesia. Dan bagaimana saya melihat orang-orang di Mesir adzan.

Menyambut Musim Semi


Tidak seperti hari - hari di musim dingin yang terlihat sedih. Hari – hari musim semi mulai terasa cerah. Orang-orang Russia mengistilahkan, bahwa musim semi adalah waktu dimana alam mulai terbangun dari tidurnya.

Di musim semi inilah matahari mulai bersinar lagi. Orang-orang menganggap, sinar matahari adalah anugrah karena selama tiga bulan lalu (musim dingin) langit Russia selalu mendung tanpa matahari.

Musim Semi; Jalanan di Russia Kotor


Perbedaan dengan saat musim dingin ( Desember – Februari), dimana jalanan tertutup putihnya salju. Musim semi, gunungan salju yang tertumpuk di sepanjang pinggiran jalan – jalan mulai mencair. Hal ini membuat jalanan menjadi basah, kotor dan becek.

Sekarang, matahari pun tidak segan lagi untuk menampakkan dirinya. Pukul 06.00 waktu setempat, kita sudah bisa merasakan hangatnya matahari. Kontras dengan bulan-bulan musim dingin, matahari baru muncul setelah pukul Sembilan dan akan terbenam sebelum pukul empat.

Wednesday, January 05, 2011

Mahalnya Kantong Plastik di Russia

(Sebuah catatan perjalan seorang perantau)

Satu hari setelah kedatangan kami ke Ekaterinburg kami diajak untuk belanja kebutuhan sehari-hari di Mega, pusat perbelanjaaan yang terletak lumayan jauh dari kota. Dari asrama kami harus jalan kaki sekitar 20 menit untuk sampai ke Halte dimana kita bisa mendapatkan bis yang akan mengantarkan kita sampai ke Mega.

Perjalanan ke Mega kurang lebih 30 menitan. Meskipun terkesan jauh namun kita bisa menikmati perjalanan. Dari pemandangan hutan, ataupun sambil mendengarkan percakapan orang Russia. Terus terang saya (penulis) tidak berminat untuk berbincang dengan orang Russia yang ada di bis. Sampai saat ini image orang Russia masih belum bersahabat bagi saya. Tidak seperti di Cairo yang dengan familiar dan hangatnya menyambut setiap mahasiswa asing yang datang.

Sebelum berbelanja salah satu senior kami mengingatkan untuk membawa plastik sendiri dari asrama agar nantinya tidak perlu beli lagi. Saya berpikir, apakah di Russia tidak ada pabrik plastik , sampai plastik kresek pun masyarakat harus beli.
Setelah belanjaan dirasa cukup kami pun langsung menuju ke kasir. Antrian sangat panjang. Sangat maklum karna memang di Mega, harganya lebih miring diibanding harga-harga di supermarket yang ada di Kota.

Setelah tiba giliran penghitungan biasanya kasir akan bertanya kepada Pembeli, пакет вам нужно (Apakah anda butuh Plastik)? jika kita menjawab iya, maka untuk setiap plastik kita akan membayar sekitar 2 rubl (Rp.600,00) kemudian kasir akan langsung memasukkan barang yang sudah kita beli ke plastik-plastik tersebut (jumlah plastik tergantung banyak dan jenis barang). Jika kita menjawab tidak, maka kita sendiri yang harus memasukkan barang tadi ke plastik yang sudah kita bawa dari rumah.

Di Indonesia Plastik memang terlihat begitu sepele, ringan sangat murah. Setiap kita belanja maka toko akan menyediakan plastik secara Cuma-Cuma bahkan ketika pembeli tidak menginginkan plastik, penjual akan menawarkan plastik. Karna bisa mendapatkan plastik dengan mudah dan murah kemudian masyarakat indonesia meremehkan nilai penting sebuah plastik.

Suatu contoh, sepulang berbelanja, jika susah membuka kantong plastik maka kita langsung merobeknya. Jika plastik ternyata basah maka kita akan langsung melemparnya ke kotak sampah. Atau kadang dari jendela mobil ,kita langsung melempar sisa makanan dengan bungkus plastiknya sekaligus.

Sekarang saya bisa paham mengapa kantong plastik di Russia terbilang mahal. Jika seorang pembeli pergi ke pasar, pastinya tidak akan membeli satu jenis belanjaan. Ada tahu, bawang, sayur dll. Ada belanjaan basah dan ada belanjaan kering. Nah, kenyataanya di pasar bukan hanya satu pembeli namun banyak. Dengan berbagai belanjaan yang beragam. Jika di Indonesia … tidak perlu saya tuliskan apa yang akan dilakukan para pembeli dengan plastik-palstik tersebut. Sedangkan kita di Russia, kita dipaksa untuk mencintai kantong plastik.

Nah, jika dalam pikiran masyarakat sudah terbentuk pola pikiran bahwa kantong plastik adalah hal yang sangat maha dan berharga, maka masyarakat tidak akan mudah mencampakkan plastik begitu saja. Secara-lebay-nya mungkin ketika tidur pun harus ngantongin plastik. Plastik tidak akan mudah terlempar ke kotak sampah atau mungkin ke pinggir jalan atau malah ke sungai..?

Ekaterinburg, 5 januari 2011