Saturday, December 12, 2009

Mr Subhan went back to Egypt

Saturday, On December 5th, 2009 that day was where mr Subhan went back to Cairo, Egypt. His arrival in Indonesia only in short time.
He had come on November 14th 2009 by Singapore Airline before he returned to Cairo on that day (5/12). Only 20 days he was in Indonesia.
When he was in Indonesia he spent almost his days in Cimahi, West Java and he was spending his Ied Adha Day in his original village, Pemalang. Although only some days in Indonesia but he had been inspiring and motivating who around him.
TRAFFIC WAS’NT OBSTACLE
That day, after day after mid day prayer I went to air port after my friend had told me Cinere streer was in traffic. I very worried that I couldn’t come in time to Soekarno – Hatta Airport because Jakarta is very Crowded in weekend. That’s real I took a long time (one hour) from Cinere to Lebak Bulus Station.
I left Lebak Bulus Station at 02.00 Pm. There were many cars in line caused Traffic from Lebak Bulus until Slipi and also Jakarta was in Rain that day. I felt complicated.
Not only me but also mr Subhan was jailed by traffic, so both of us were worried that we could’nt be in Airport in time.
Fortunately, I arrived in airport at 04.00 pm. Directly I called mr. Subhan I told him that I was free from traffic but mr subhan gave me a sad news that he still in traffic. He hasn’t come yet.
He no doubt that he could come because the departure in 05.00 pm. I’v been waiting for him for 30 minutes. When I was sitting and watching the Airport TV I look at my phone. There was written “ Mr Subhan Calling .“
Praise to be God… Mr Subhan came with his Wife, Yusuf and Asti, Aki Opik and his sister in law.
in the last of his time in Indonesia we told each another, he advised me that I success and I told him that I would care for yusuf, I would help him if I can.
Finally we had to left one an others.. be Careful … success for you there… I considered you as My Father so that I respect to you . and don’t forget to wish me luck…

Rendezvous with Mr. Subhan

Ahad, 15 November 2009
sudah satu bulan lamanya aku terus berkomunikasi dengan pak Subhan Jaelani, salah satu staff KBRI cairo, yang aku kenal selama aku di mesir dulu. Selain komunikasi dengan beliau juga aku tidak memutus komunikasi dengan keluarga beliau yang sudah terlebih dulu berada di Indonesia; bu Tia (istri), yusuf (putra pertama) dan asti (putri kedua).
Aku mengenal keluarga pak Subhan ketika aku menjadi dewan pengurus kelompok studi walisongo (DP KSW) Cairo 2004-2005. Sebagai Bendhara aku dituntut harus sering silaturrahmi melaporkan kondisi organisasi secara rutin setiap bulannya.
Banyak pelajaran yang aku ambil ketika aku mengenal keluarga beliau. Bagaimana sikap lowprofile beliau yang tetap dekat dan akrab dengan teman-teman mahasiswa. Bagaimana keberhasilan beliau mendidik keluarganya agar tetap lowprofile dan bergaul dengan kami, para mahasiswa. Dan banyak problem solving keorganisasian yang kami ambil.
Keberhasilan pak subhan dalam mendidik keluarga dapat terlihat jelas sekarang. Aku masih tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga beliau. Yusuf, putra pertama beliau tampak lebih dewasa dan tidak menampakaan kesombongannya. masih tetap menampakkan kesederhanaanya meski dia bisa berbangga dengan banyak kelebihan yang dia miliki.
Pak subhan juga merupakan sosok yang selalu memberikan inspirasi bagi ku. Dulu ketika aku merasa bad-mood dan membutuhkan motivasi ada dua orang yang selalu aku sms, pak buhori dan pak subhan. Terakhir kali aku Chatting ma beliau, beliau berpesan bahwa aku harus tetap meneruskan studiku.

RENDEZVOUS…..
Setelah aku mendapat kabar bahwa pak subhan akan pulang berlibur ke Indonesia, aku bilang bahwa aku ingin ikut menjemput ke bandara. Koordinasi selalu aku lakukan dengan bu Tia maupun yusuf.
Rencana pertama penjemputan, keluarga Cimahi akan ke Cibubur tidak ke bandara. Namun karna aku tidak tahu pasti rumah suadara pak subhan yang di Cibubur aku minta untuk menjemput beliau di Bandara Soekarno Hatta saja.
Pak subhan setuju, beliau pun membalas sms ku dan memberikan nomor penerbangannya, setelah itu aku sms Yusuf dan kita janjian kita bertemu di Bandara.
……
Aku keluar dari pesantren pukul 06.00 WiB , dari Limo, Cinere , aku menuju Terminal Lebak Bulus. Sampai di Lebak Bulus pukul 07.00. ku Cari bus DAMRI, bus yang melayani angkutan Bandara. Kami langsung bertolak ke Bandara pukul 07.15.
Tepat jam delapan aku sampai di teminal 2 kedatangan Luar negri. Lima belas menit lebih awal dari rombongan Cimahi.
Setelah beberapa tahun disitulah untuk pertama kalinya saku bertemu dengan bu Tia, Yusuf dan asti. Ya ..bahagia sekali akhirnya bisa bertemu dengan inspiring people.
Tepat pukul 09.25 pesawat Q293 mendarat. Kira-kira setengah jam kami menunggu pak subhanpun keluar.
Kami langsung menuju Cibubur, ke rumah kakak ipar pak Subhan. Kami makan siang dan solat dzuhur di sana. Setelah kira-kira cukup kamipun langsung bertolak ke Cimahi.
…..
Dalam perjalanan ke Cimahi aku merasa senang. Kami ngobrol, bercanda selama dalam perjalanan. Pribadi pak subhan yang bisa bergaul dengan siapa saja membuat ku merasa yaman. Bahkan beliau justru yang sering melempar joke-joke segar agar suasana tidak nampak kaku. Guyonan-guyonan pak subhan sekeluarga masih seperti dulu, guyonan yang bukan tanpa makna. Guyonan pak Subhan selalu ada hal-hal yang bisa kita ambil pelajarannya.
Rencana pak Subhan kurang lebih dua minggu Indonesia. Have nice holiday Mr Subhan..
Best Regard
najib.