Saturday, December 12, 2009

Mr Subhan went back to Egypt

Saturday, On December 5th, 2009 that day was where mr Subhan went back to Cairo, Egypt. His arrival in Indonesia only in short time.
He had come on November 14th 2009 by Singapore Airline before he returned to Cairo on that day (5/12). Only 20 days he was in Indonesia.
When he was in Indonesia he spent almost his days in Cimahi, West Java and he was spending his Ied Adha Day in his original village, Pemalang. Although only some days in Indonesia but he had been inspiring and motivating who around him.
TRAFFIC WAS’NT OBSTACLE
That day, after day after mid day prayer I went to air port after my friend had told me Cinere streer was in traffic. I very worried that I couldn’t come in time to Soekarno – Hatta Airport because Jakarta is very Crowded in weekend. That’s real I took a long time (one hour) from Cinere to Lebak Bulus Station.
I left Lebak Bulus Station at 02.00 Pm. There were many cars in line caused Traffic from Lebak Bulus until Slipi and also Jakarta was in Rain that day. I felt complicated.
Not only me but also mr Subhan was jailed by traffic, so both of us were worried that we could’nt be in Airport in time.
Fortunately, I arrived in airport at 04.00 pm. Directly I called mr. Subhan I told him that I was free from traffic but mr subhan gave me a sad news that he still in traffic. He hasn’t come yet.
He no doubt that he could come because the departure in 05.00 pm. I’v been waiting for him for 30 minutes. When I was sitting and watching the Airport TV I look at my phone. There was written “ Mr Subhan Calling .“
Praise to be God… Mr Subhan came with his Wife, Yusuf and Asti, Aki Opik and his sister in law.
in the last of his time in Indonesia we told each another, he advised me that I success and I told him that I would care for yusuf, I would help him if I can.
Finally we had to left one an others.. be Careful … success for you there… I considered you as My Father so that I respect to you . and don’t forget to wish me luck…

Rendezvous with Mr. Subhan

Ahad, 15 November 2009
sudah satu bulan lamanya aku terus berkomunikasi dengan pak Subhan Jaelani, salah satu staff KBRI cairo, yang aku kenal selama aku di mesir dulu. Selain komunikasi dengan beliau juga aku tidak memutus komunikasi dengan keluarga beliau yang sudah terlebih dulu berada di Indonesia; bu Tia (istri), yusuf (putra pertama) dan asti (putri kedua).
Aku mengenal keluarga pak Subhan ketika aku menjadi dewan pengurus kelompok studi walisongo (DP KSW) Cairo 2004-2005. Sebagai Bendhara aku dituntut harus sering silaturrahmi melaporkan kondisi organisasi secara rutin setiap bulannya.
Banyak pelajaran yang aku ambil ketika aku mengenal keluarga beliau. Bagaimana sikap lowprofile beliau yang tetap dekat dan akrab dengan teman-teman mahasiswa. Bagaimana keberhasilan beliau mendidik keluarganya agar tetap lowprofile dan bergaul dengan kami, para mahasiswa. Dan banyak problem solving keorganisasian yang kami ambil.
Keberhasilan pak subhan dalam mendidik keluarga dapat terlihat jelas sekarang. Aku masih tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga beliau. Yusuf, putra pertama beliau tampak lebih dewasa dan tidak menampakaan kesombongannya. masih tetap menampakkan kesederhanaanya meski dia bisa berbangga dengan banyak kelebihan yang dia miliki.
Pak subhan juga merupakan sosok yang selalu memberikan inspirasi bagi ku. Dulu ketika aku merasa bad-mood dan membutuhkan motivasi ada dua orang yang selalu aku sms, pak buhori dan pak subhan. Terakhir kali aku Chatting ma beliau, beliau berpesan bahwa aku harus tetap meneruskan studiku.

RENDEZVOUS…..
Setelah aku mendapat kabar bahwa pak subhan akan pulang berlibur ke Indonesia, aku bilang bahwa aku ingin ikut menjemput ke bandara. Koordinasi selalu aku lakukan dengan bu Tia maupun yusuf.
Rencana pertama penjemputan, keluarga Cimahi akan ke Cibubur tidak ke bandara. Namun karna aku tidak tahu pasti rumah suadara pak subhan yang di Cibubur aku minta untuk menjemput beliau di Bandara Soekarno Hatta saja.
Pak subhan setuju, beliau pun membalas sms ku dan memberikan nomor penerbangannya, setelah itu aku sms Yusuf dan kita janjian kita bertemu di Bandara.
……
Aku keluar dari pesantren pukul 06.00 WiB , dari Limo, Cinere , aku menuju Terminal Lebak Bulus. Sampai di Lebak Bulus pukul 07.00. ku Cari bus DAMRI, bus yang melayani angkutan Bandara. Kami langsung bertolak ke Bandara pukul 07.15.
Tepat jam delapan aku sampai di teminal 2 kedatangan Luar negri. Lima belas menit lebih awal dari rombongan Cimahi.
Setelah beberapa tahun disitulah untuk pertama kalinya saku bertemu dengan bu Tia, Yusuf dan asti. Ya ..bahagia sekali akhirnya bisa bertemu dengan inspiring people.
Tepat pukul 09.25 pesawat Q293 mendarat. Kira-kira setengah jam kami menunggu pak subhanpun keluar.
Kami langsung menuju Cibubur, ke rumah kakak ipar pak Subhan. Kami makan siang dan solat dzuhur di sana. Setelah kira-kira cukup kamipun langsung bertolak ke Cimahi.
…..
Dalam perjalanan ke Cimahi aku merasa senang. Kami ngobrol, bercanda selama dalam perjalanan. Pribadi pak subhan yang bisa bergaul dengan siapa saja membuat ku merasa yaman. Bahkan beliau justru yang sering melempar joke-joke segar agar suasana tidak nampak kaku. Guyonan-guyonan pak subhan sekeluarga masih seperti dulu, guyonan yang bukan tanpa makna. Guyonan pak Subhan selalu ada hal-hal yang bisa kita ambil pelajarannya.
Rencana pak Subhan kurang lebih dua minggu Indonesia. Have nice holiday Mr Subhan..
Best Regard
najib.

Saturday, October 10, 2009

KISI - KISI SOAL MID SEMESTER GRADE VII - XII

KISI - KISI SOAL MID SEMESTER UNTUK SEMUA KELAS
GRADE VII
احمد : السلام عليكم....
حسان : و عليكم السلام
احمد : اَيْنَ تَسْكُنُ...؟
حسان : اَسْكُنُ فِيْ حَي المَطَارِ, و اَينَ تَسْكُنُ اَْنتَ..؟
احمد : اَسْكُنُ فِي حَي الجَامِعَة
حسان : هَلْ تَسْكُنُ في بَيْتٍ..؟
احمد : نَعَمْ, اَسْكُنُ فِي بَيْتٍ...هَلْ تَسْكُنُ في بيتٍ ..؟
حسان : لا , اَْسكُنُ في شَقَّةٍ.
احمد : مَا رَْقمُ شقَّتِكَ..؟
حسان : 5, ما رقم بيتك..؟
احمد : 9
PELAJARI PERCAKAPAN DIATAS, PAHAMI MAKNANYA DAN.

Halaman 49 :
Kompor , فرن
kulkas, ثلاجة
sofa, اريكة
mebel, اثاث
apartemen, شقة
dapur, مطبخ
kaca, مرأة
ranjang, سرير
pemanas سخان
اِختَرْ الاشياء الموجودة في المطبخ : pilihlah barang-barang yang sering dijumpai di dapur.
Pahami setiap makna dari percakapan di atas.
Perhatikan bentuk perubahan fi’il mudhori (present) dari kata ganti saya, dia dan kamu. Dari satu kata kerja
سكن
yang berarti bertempat tinggal

سكن
انا هو انتَ

اسكن يسكن تسكن

KISI - KISI SOAL MID SEMESTER UNTUK SEMUA KELAS
GRADE IX


1. انواع الترويح
يمارس الناس بعض الانشطة للترويح عن النفس, ويطلب الناس التريح بعد انتهاء العمل و الدراسة. . فالعامل الذي يعمل كثيرا يحتاج الى الترويح و الطالب الذي يدرس كثيرا يحتاج الى الترويح. يفضل كثير من الناس القراءة . ففيها فائدة و متعة. فالانسان يروّح عن نفسه بقراءة القصص و الشعرو الكتب المفيدة. و من الترويح المفيد ممارسة الرياضة لأن الاسلام يدعوا الى القوة. قال الرسول صلى الله عليه و سلّم ( المؤمن القوي خير و احب الى الله من المؤمن الضعيف, و في كل
خيرٌ) وكان المسلمون يمارسون الرياضة . قال عمر بن الخطاب – رضي الله عنه - : ( علّموا اولادكم السباحة و الرماية و ركوب الخيل).
1. Pelajari terjemahannya terutama kata-kata bergaris bawah.
2. Perhatikan bentuk mufrod dari jamaknya
3. Temukan ada berapa fi’l mudhori yang ada di paragraph.
4. Pelajari halaman 26, dihafalkan yang mufrodat tadrib 2, siapa tahu yang akan keluar tidak model menggaris-garis.
5. Hal 27 , perangkat-perangkat yang digunakan untuk istifham (adawat al-istigham)
6. Soal berjumlah 20


KISI-KISI
GRADE X

اَحمَد يَسكُنُ فِي شَقَّةٍ جَمِيلَةٍ . الشَقّةُ فِي حَي المَطَارِ. الشَقَةُ فِي الدَّورِ الثَالِثِ. فِي الشَقَّةخَمْسُ غُرَف : فِي غُرفَةِ النَومِ سَرِيرٌ. فِي غُرفَةِ الجُلُوسِ أَرِيكَةُ . فِي المَطبَخِ فُرْنٌ. فِي الحَمَامِ مِرأَةٌ.

Ada di halaman 63. Pahami dan usahakan hafal terjemahannya,

احمد : السلام عليكم....
حسان : و عليكم السلام
احمد : اَيْنَ تَسْكُنُ...؟
حسان : اَسْكُنُ فِيْ حَي المَطَارِ, و اَينَ تَسْكُنُ اَْنتَ..؟
احمد : اَسْكُنُ فِي حَي الجَامِعَة
حسان : هَلْ تَسْكُنُ في بَيْتٍ..؟
احمد : نَعَمْ, اَسْكُنُ فِي بَيْتٍ...هَلْ تَسْكُنُ في بيتٍ ..؟
حسان : لا , اَْسكُنُ في شَقَّةٍ.
احمد : مَا رَْقمُ شقَّتِكَ..؟
حسان : 5, ما رقم بيتك..؟
احمد : 9

Kompor , فرن
kulkas, ثلاجة
sofa, اريكة
mebel, اثاث
apartemen, شقة
dapur, مطبخ
kaca, مرأة
ranjang, سرير
pemanas سخان

اِختَرْ الاشياء الموجودة في المطبخ : pilihlah barang-barang yang sering dijumpai di dapur.



Pahami setiap makna dari percakapan di atas.
Perhatikan bentuk perubahan fi’il mudhori (present) dari kata ganti saya, dia dan kamu. Dari satu kata kerja
سكن
yang berarti bertempat tinggal

سكن
انا هو انتَ
اسكن يسكن تسكن


Jika ada pertanyaan sebutkan benda-benda yang ada di dapur, pilih yang wajar memang kesemua pilihan bias terletak di dapur. Tapi pilih yang normal dan wajar.

TAMBAHAN MATERI YANG BELUM SAYA SAMPAIKAN
FI’IL TERBAGI MENJADI TIGA :
1. FI’IL MADHI : FI’IL YANG MENUNJUKKAN TERJADINYA PERISTIWA PADA MASA LALU.
فعل الماضي : هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمان الماضي
المثال : جرى الكلب : ANJING TELAH BERLARI
وقف الرجل : LELAKI ITU SUDAH BERDIRI
ضاع الكتاب : BUKU TELAH HILANG
2. FI’L MUDHORI : FI’IL YANG MENUNJUKKAN TERJADINYA SUATU PERBUATAN PADA MASA SEKARANG ATAU MASA AKAN DATANG. FI’IL MUDHORI’ WAJIB DI DAHULUI HURUF MUDHORO’AH (حروف المضارعة) YAITU : ء, ن, ي, ت.
فعل المضارع : هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمان الحاضر او المستقبل. ولابد ان يكون مبدوأ من احروف المضارعة وهي الهمزة , و النون و الياء و الالف.
المثال : اغسل يديّ : SAYA MEMBASUH TANGAN
ألبس ثيابي : SAYA MEMAKAI PAKAIAN
نلعب بالكرة : KITA BERMAIN BOLA
3. FI’IL AMR : KATA KERJA YANG MENUNTUT TERJADINYA SESUATU
فعل الامر هو كل فعل يطلب به حصول شيء
المثال : إِلْعَبْ الكُرَّةَ : BERMAINLAH BOLA !
نَظِّفْ ثِيَابَكَ : BERSIHKAN PAKAIANMU !
نِمْ مُبَكِّرًا : TIDURLAH LEBIH AWAL !

KISI – KISI SEMUA KELAS
GRADE XI

تَرَكَ ثابتُ العِرَاقَ, و اِنتَقَلَ اِلَى جِدَّةٍ. هو الان مُدِيْرُ الشِركةِ في جِدَّةٍ. ثابتُ سعيدٌ في الجدة مع اسرته. جدة مدينة كبيرة و جميلة جدًّا. يذهبُ ثابتُ مع اسرته الى شَاطئ البحر يومَ الخميس, ويَقْضِي يومَ الجُمعَةِ في مَكَّةِ. يذهب الى مكَّةَ هو و اسرته يوم الجمعة صباحا. تَسْتَغرقُ الرِحْلَةَ من جدة الى مكة ساعة تقريبا. يصلِّي ثابت و اسرته صلاة الجمعة في مسجد الحرام. ويصلِّي عصرا ايضا هناك. بعد صلاة العصر يذهب الى بيته في جدة.

1. Pelajari halaman 242, temukan arti dari semua kata kerjanya.
2. Tentukan mana yang termasuk fi’il madhi, mudhori ataupun masdar.


FI’IL MADHI : FI’IL YANG MENUNJUKKAN TERJADINYA PERISTIWA PADA MASA LALU.
فعل الماضي : هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمان الماضي

FI’L MUDHORI : FI’IL YANG MENUNJUKKAN TERJADINYA SUATU PERBUATAN PADA MASA SEKARANG ATAU MASA AKAN DATANG. FI’IL MUDHORI’ WAJIB DI DAHULUI HURUF MUDHORO’AH (حروف المضارعة) YAITU : ء, ن, ي, ت.
فعل المضارع : هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمان الحاضر او المستقبل. ولابد ان يكون مبدوأ من احروف المضارعة وهي الهمزة , و النون و الياء و الالف


PERCAKAPAN
احمد : اين تسكن الان يا بدر ؟
بدر : اسكن في القرية
احمد : لماذا تركت المدينة ؟
بدر : القرية هادئة, و الهواء نقيّ
احمد : ولكن في المدينة جامعات , و مستشفيات, و شركات, و اسواق
بدر : و في المدينة ايضا ضوضاء, و تلَوُّثٌ, و اِزْدِحَام
احمد : لمذا تسكن في القرية, و انت تعمل في المدينة ؟
بدر : ليس هناك مشكلة
احمد : كيف تذهب الى المدينة ؟
بدر : اذهب بالقِطًارٍ
احمد : كم تستغرق الرحلة الى المدينة ؟
بدر : تستغرق ساعة و نصف ساعة تقريبا

PAHAMI MAKNA DARI PERCAPAKAN DIATAS



HAFALKAN MAKNA DARI MUFRODAT DI BAWAH INI
ازدحامmacet شاطئ البحر pantai سعيد bahagia
هادئ tenang مدير الشركة direktur perusahaan اسواق pasar
شركات perusahaan جواز السفر paspor تلوث polusi

HALAMAN 245 TADRIB 5,MOHON DIPELAJARI.


KISI – KISI UNTUK GRADE XII

هل تعمل المرأة خارج بيتها ام لا تعمل ؟ يختلف الناس في الاجابة عن هذا السؤال الى ثلاثة فرق , فريق يقول : يقول نعم, يجب ان تعمل المرأة خارج بيتها, مثل الرجل, و فريق اخر يقو ل : لا يصح ان تعمل المرأة خارج بيتها و فريق ثالث يقول تعمل المرأة خارج بيتها , ولكن بشرط.

PELAJARI MAKNANYA,
1. HAL 121 PELAJARI MAKNANYA
2. HALAMAN 122 MUFRODAT TADRIB 1, DIHAFALKAN ISTILAH-ISTILAH YANG ADA.
3. HAL 123, TENTANG JAMAK MUANNAS SALIM (MERUBAH DARI MUFROD KE JAMAK MUANNAS SALIM)
4. HAL 127. PEMBAGIAN FI’L MENAJDI DUA, TRANSITIF DAN INTRANSITIF.
5. HAFALKAN HAL 126, TENTANG ANTONIM (TADRIB 2)
6. JUMLAH SOAL 20





semoga sukses.

CHATTING MA PAK SUBHAN



8:40pmNajib
salam
8:43pmSubhan
ya jib.. lagi ng ngendi iki
8:44pmNajib
di depok pak
belum sempat ke cimahi
uangnya habis buat mudik
ha..ha..
insya Allah idul adha ke bandung
8:45pmSubhan
lah.. liyo dino .. po mengko pas lebaran haji .. aku juga mau pulang cuti jib
8:46pmNajib
alhamdulillah
8:49pmSubhan
tak tunggu yo.. nanti aku sms ... oh ya nomr hpmu sing endi jib
8:49pmNajib
+6285868442415
iya pak nanti kita ketemu
saya kangen ma keluarga bapak.


makan bareng lagi
di cimahi kan
??
saya dah pernah nelpon tyusuf ma ibu juga
8:50pmSubhan
ya kalo makan di cimahi ga pakai nasi yaman lagi jib hahahaa
8:51pmNajib
boleh....
kok ibu pulang duluan pak
8:51pmSubhan
iya tapi di cimahi makan nasi sama sambal lalapan ...
8:51pmNajib
terus bapak dirumah sama siapa?
8:51pmSubhan
aku dirumah sendirian.. anak2 ksw jarang yg datang..
ga apa2 dari dulu kan udah biasa sendirian jib
8:54pmNajib
waduh
maaf dulu sehabis saya domisioner saya jarang ke rumah
karna persiapan kuliah ma di buus saja ma ngaji
8:55pmSubhan
napa jib... habis temen ksw kan sekarang kebanyakan anak2 jateng sebelah timur jauh.. semarang ke timur.. jadi jarang kerumah...
8:55pmNajib
wah maaf pak
dulu saya meski nggak dateng kerumah tapi saya sering nelpon ke rumah
sebagai wujud terimakasih saya ke bapak
tapi biasanya yang ngangkat yusuf ma ibu bapak sering nemenin tamu
8:56pmSubhan
ya aku juga ngerti .. aku juga jarang ke ksw jadi temen2 kurang kenal sama aku...
8:57pmNajib
terus yang masak siapa di rumah?
8:58pmSubhan
pesan sama pak hamdani.. sekalian buat makan siang di kantor..
kadang anak2 yg jaga masjid kayak zaidun n fauzan yang kerumah nemenin sama masak
8:59pmNajib
duh kan saya jadi ngarsa nggak enak ma bapak...
kok bisa , seandainya saya masih di Cairo, biar saya yang masak deh pak nggak papa, serius nih, saya belum bisa ngucapin terimakasih ke bapak
9:00pmSubhan
ngomong2 kamu ngajar ajah apa sekalian nerusin kuliah jib.. mumpung masih muda .. terus nyari ilmu yang banyak jib.. jadi sambi kuliah ..
hhahhah gak apa2 kok jib... kamu kembali ke indon lebih cepat lebih baik.. demi masa depan kamu...soalnya kalo di mesir terus malah gak bermanfaat
9:01pmNajib
iya pak, rencana tahun depan mo nyaribeasiswa lagi
tapi lum bisa balas budi ma kelaurag bapak
rencana tahun depan kuliah
muga2 dapet beasiswa
rencana mau ambil komunikasi
pengin kayak pak subhan
9:02pmSubhan
weleh... anggap saja itu kewajiban saya jib... kita kan sama2 orang jauh di rantau .. kalo gak saling nolong n saling bantu aku merasa berdosa....
terus rencana mau kuliah dmn jib
kalo nanti aku bisa bantuin...
9:04pmNajib
rencana penginnya ke Russia pak
atau nggak ke prancis, namanya juga cita2 kan setinggi langit
sekarang lagi belajar bahasanya samabil nyari2 info beasiswa, tahun kemarin dah pengin ikut tapi ma keluarga belum boleh karna lum ilang kangennya
9:06pmSubhan
kalo informatika atau ilmu komunikasi mungkin lebih baik di perancis .. di sorbone.. nanti jadi kayak pak dubes bachtiar ali....ya saya doakan sukses selalu
9:07pmNajib
amin
kalo saya ngejar bahasanya pak
kemarin di buus selama nggak keluar2 saya belajar bahsa russia ma tmen2 russia yang tinggal di buus
nah russia juga bahasa PBB kan, tapi memang kayaknya prancis lebih bonafit.. tapi yang bisa bahsa prancis dah banyak
9:11pmSubhan
yaaa.. itu tergantung sregnya . kamu mau dmn itu ikhtiar kamu lah....
9:13pmNajib
pak, maaf saya mau main tenis meja..nanti kontak terus pak, mbesok saya nelpon ibu ma yusuf
insya Allah
9:15pmNajib
bapak ya..smoga diberi kelancaran semuanya disitu
9:16pmSubhan
oke jib makasih banyak... kita tetap silaturahim terus
salam sama temen2 di depok .

Monday, September 14, 2009

GADIS BERKALUNG GITAR

Gadis berkalung gitar
Minggu 13/9/09, hari ini aku merasa senang sekali karna aku bisa kembali bersyukur pada-Nya. Sebelumnya aku merasa bahwa akulah mahluk tuhan paling sial di lebaran tahun 2009 ini. Aku terancam tidak bisa merayakan lebaran bersama orang-orang yang aku sayangi. Sarung yang aku beli dan ingin ku hadiahkan untuk bapak, kakak, dan dua sepupuku terancam tak dapat ku berikan. Semua itu karena sampai hari raya h-7 aku belum mendapat tiket pulang.

Sedih, seharian aku tidak bisa menjalankan aktivitas secara baik. Bayangan hanya tertuju pada bagaimana aku bisa pulang dan merayakan hari raya bersama keluarga di rumah. Berbagai agent penjualan tiket sudah aku hubungi, namun hasilnya nihil. Kabar paling baik yang aku dapat dari agent-agent itu adalah; bahwa ada kursi kosong untuk tanggal 19/9 namun Ac biasa. Kujawab saja agent tersebut, terima kasih.

Seorang teman bernama Ahmad Syifa (terimakasih atas tawarannya) menawariku untuk bareng keluarganya yang akan mudik ke bayuwangi pada tanggal 17/9. Ya.. itu adalah alternatif terakhir yang aku punya jika aku ingin lebaran di rumah sampai akhirnya aku dapat angin segar, bahwa Pemda Jateng menyediakan 120 bisa untuk mudik bareng warga jawa tengah. Tiket harus di urus di Kampung Rambutan.

Dari kabar itu aku mulai bisa tersenyum. Akhirnya di hari fitri tahun ini aku bisa bilang.. sarung ini buat bapak, yang ini buat mas, yang ini buat dik fahmi dan dik Riza… saat itu pasti semuanya akan terharu.
……..

Tiket mudik akhirnya ku dapat juga. Kini aku harus pulang ke Depok, dimana aku tinggal sekarang, untuk packing dan berbagi kabar gembira kalau aku sudah pegang tiket.

Dari kampung rambutan ku naik bis no 590 jurusan rambutan – lebak bulus. Panasnya jakarta selatan memang bisa membuat orang ilfil untuk keluar, apalgi bulan puasa. Dalam perjalanan, bis yang aku naiki sempat ngetem di pasar rebo untuk mencari penumpang. Di tengah kami ngetem. Seorang gadis berkalung gitar memasuki bis yang aku tumpangi. Beberapa menit kemudin, setelah mengatur nafas, dan posisinya, gadis itu meminta izin kepada para penumpang untuk menghibur mereka.

Gadis itu mengenakan kaos panjang warna merah, di tutup rompi terusan rok (tidak tahu istilahnya) sekujur badan tertutup. Rambutnya dibiarkan terbuka dengan bando yang mengatur supaya rambutnya kokoh di terpa angin. Sopan, seandainya aku di beri banyak kelebihan harta pasti akan ku rawat anak itu, Pikirku.

Lagu pertama yang dia bawakan aku tidak begitu tahu, namun lagu kedualah yang kemudian semakin membuatku tersentuh. Gadis berkalung gitar itu menyanyikan lagu kebesaran-Mu-nya st-12.

Allahu Akbar Maha Besar
memuja-Mu begitu indah
selalu Kau berikan semua
kebesaran-Mu Tuhan

Tak terasa, akupun tak bisa menahan untuk tidak mengiringi jemarinya yang memetik senar gitar. Tak terasa aku terbawa membawakan lirik yang begitu indah menurutku.
Tiba-tiba dia pun menyudahi konsernya dengan doa semoga para penumpang diberi keselamatan sampai tujuan, dilimpahkan rezkinya dan dimudahkan segala urusannya.
Beberapa orang muali sibuk mempersiapkan berapa uang yang akan mereka berikan kepada gadis berkalung gitar yang mulai mengeluarkan plastik sebagai penadah uang. Sebagian yang alian tetap tenag dan mempersiapkan muka sebagai ekxpresi maaf untuk tidak bisa memberi uang. Bagaimana denganku sendiri, yang duduk di samping jendela ?

Aku sibuk mencari uangku, dimana uangku…. Oh tidak.. aku tidak punya uang yang bisa kuberikan kepada gadis berkalung gitar itu. Aku tidak percaya bahwa ternyata uangku tinggal satu lembar yang tadi sudah kuberikan ke kondektur namun belum di kasih kembaliannya. Kondekturpun lagi sibuk mencari penumpang. Oh..ya Allah, raut muka model apa yang akan ku tampakkan ke gadis itu.

Senyum hambar sebagai rasa bersalah ku lemparkan pada gadis itu.
Akhirnya gadis itu turun dari bis. Masih sempat ku keluarkan kepalaku untuk melihat gadis berkalung gitar tadi. Sekarang pemandangan lain ku lihat, disampingnya berdiri seorang perempuan parlente dengan gaya kantoran yang modis, memegang HP sambil mencari temanna, yang mungkin sudah membuat janji disitu. Dengan sopannya gadis berkalung gitar tadi menepuk tangan wanita kantoran itu sambil berkata “mungkin itu orangnya mbak..”

Wanita yang baru saja kebingungan itu pun akhirnya menemukan temannya. Dengan senyum kaget dan penuh rasa terimaksih wanita itupun pergi.

Pundakku di tepuk oleh kondektur dari belakang. “ Ni bang kembaliannya ”
Sambil ku menghitung uang kembalian ternyata bis yang aku tumpangi mulai tancap gas lagi….

Ya…untuk gadis berkalung gitar, maafkan aku…

Thursday, June 11, 2009

Azhari’s feeling outpouring

zhari’s feeling outpouring
Live from Indonesia

By : Muhamad Zainun Najib, Lc

I’ts only which I can share to all of you who will be azhari graduate (do good thinking and preparation before lefting The Beloved Egypt). What I wrote here tells about my experience after graduate, my strategy to get my dreams (even I didn’t get yet,still in prosses) and what a hard applying for job is.

Well, I graduated from Al-azhar university in theology faculty, section creed and philosophy with honor good on august 2008.

I decided to go home nevertheless many garduates would continue their study to higher level –post graduate program. There a question why I took this decision, because in my opinion, I couldn’t study and learn magister program seriously in Egypt. I saw many post-gradute students didn’t truly (from deep of their hearth) take this program ­­–but it’s based on each personal, I’m not standard in it. Some of them had other porpouse while studying in egypt –like seasional job, basically it’s good idea as a basic asset but I have other considerations so I had to back.


before coming back to Indonesia with all my bravery I had. although no money in my wallet, I decided to go home to found the new life.

Absolutelly I had a greet willing to continue my study or get job in state departement (oh my God it’s my dream please make what I wish come true) so to get all of this I went to Pare, East Java. learning English is actually needed not only in looking for job but also in looking for scholarship.

3 months I was there exactly in Elfsat (I love you elfast..) which takes more pressing in grammer and 2 weeks in Butterfly for special speaking.

Finishing courses, I went home and in the same time my uncle was sick in Hospital for liver attack and finally he dead (God bless him). While looking for my uncle everyday I bought newspaper and read adverstisment wrote on it. A month lived in hospital I wa applying some vacancies. And the calling for interview came but I didn’t take this opportunity because my uncle dead that day. 3 days after my uncle called by the God I got other calling from an other firm after talking to the family I left home going to Jakarta.

I had a funny experience when I was doing my first interview. I looked a silly boy. I was nervous I can’t magine how my condition was. A week after interview they didn’t call me again it’s mean that I was fired out from the Firm. While waiting for my first interview result I was sending some application letter to several educational institution.. praise to God, I was called for interview again.. I did 2 examinations in this second opportunities, a general interview and fit and propertest….but I was kicked out again..

finally after one month I had been being in Jakarta I get my third interview and alkhamdulillah I succes in it, and now my status isnt jobless again. I’ll be a teacher in one of islamic private school in Depok, West Java.

In my oppinion special for azhar graduate, all of you must prepare from now, don’t waste your time by watching, go around or sleeping. Good managerial time is needed here. If you have it, it’s benefit for you because when the time would come you would be a ready person.

What will be done by an Azhari ?

Don’t affraind about which career you will enter on. There are many vacancies and job opportunities in our country (publishing, education, industry etc). don’t affarid in any major you are now because many vacancies accept graduates from any major –doesn’t differ about major. We know when in egypt we study about islamic studies which has no relation with administration, marketing, sales or samething like that, so one of the most important thing is you must have many skills –either in general knowledge or good communication. Many azharies have been making their career in which hasn’t relation with what they studied previously.

You are a Azhari. You have a good reputation but don’t proud of it. Because the good reputation is heavy responsibilities you must bear.

While growing their career, some azharies continue their post-graduate program in Big City in Indonesia as in Jogjakarta (UIN, UGM, UII) , in Jakarta (UI, UIN) or in overseas. Other Azharies go home for actualling what they got in Egypt.

Usually, after coming back from egypt Azharies make their career as a civil servant, a journalist, publishing/translator, in education as a teacher/lecture, travelling service, a priests or entrepeneur based on the skills the have.

There are 2 choice of place in which all of you can applicate your selves. In your village/province or in The Capital City, Jakarta. The profit which will you get if you will live in your own town are you know about peoples’ character around you, additional living cost – rent or eating- isn’t necessary here because you live with family, you can breath the clean air and fresh water out of your home but the monthly wage –salary- isnt big as the salary in Capital city.

The profit which will you get if you get job in Capital City; you get bigger salary than in other province, many information you can get fastly, you can make a benefit link in capital City. But you will spend monthly budget more than you live in village.

Finally I say all of things are depend on our personality. You know your world, your dreams. Your decision must be the best decision. Don’t be lazy in Egypt. Remember that one day you’ll go home. and think what will you do ?! grow your awareness that you bear heavy responsibilitis as Azhari or as parents’ hope. Wa Alahu ‘alam bi as-sowab.

Wednesday, March 25, 2009

DLA MOI BRATEV



ia vcpaminayu 4to ia idu tam
potom mi vse vtretimca
mi vmecte cneg uvidim
brat.....
blogodaryu vam
ia lyublyu vas vse