Saturday, September 16, 2006

Summer Camp 2006

Setelah kurang lebih satu bulan menempuh ujian yang menguras tenaga dan pikiran, mahasiswa bus kemudian disibukkan dengan agenda summer camp atau yang lebih dikenal dengan sebuta mu’askar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh majlis riayah syabab (badan yang mengurusi kegiatan mahasiswa). Summer camp ini merupakan kegiatan agenda tahunan buust Kairo yang bekerja sama dengan buust Alexandria.

Untuk musim panas tahun 2006 sekarang merupakan summer camp yang ke -11. Dimana kegiatan ini dimulai pada tanggal 10 juli 2006 dan berakhir pada tanggal 18 agustus 2006. Kegiatan ini setiap tahunnya terbagi dalam lima gelombang. Sedangkan untuk setiap gelombangnya terdiri dari 100 peserta yang diambil dari berbagai negara. Setiap peserta dimintai biaya pendaftaranm LE 5.

Tentulah hal ini sangat murah. Hanya dengan 5 Pound Summer camp kita bisa menghabiskan musim panas kita selama satu minggu di Alexandria. Menikmati sunset dan berjemur setiap hari tanpa bosan. Selian itu kita juga mendapatkan failitas penginapan plus makan 2 kali sahari; breakfast dan lunch. Jika kita ikut rombongan luar mungkin kita akan dikenakan biaya 35 Pound Summer camp hanya untuk sehari.

Untuk tempat menginap, para peserta summer camp ditempatkan di buust Alexandria. Asrama yang dihususkan untuk pelajar I’dadi dan tsanawi al-azhar (SMP dan SMA)

Jika dibandingkan dengan buus kairo, asrama alex lebih kecil. Didalam asrama ini hanya terdiri dari 3 building. 1 bangunan lama sebelah kiri terdiri dari empat lantai, setiap lantainya terdiri 48 kamar dan lantai bawahnya difungsikan sebagai masjid. Kemudian satu bangunan ditengah terdiri dari 3 lantai , setiap lantainya terdiri dari 36 kamar, sedangkan lantai dasarnya difungikan sebagai kantin. Satu lagi bagunan sebelah kanan terdiri dari 3 lantai, setiap lantainya terdiri 24 kamar dan lantai dasarnya difungsikan untuk perkantoran .

Asrama dengan desain letter iu ini tampak indah. Karan ditengah-tengahnya dibuat semacam taman kecil yang ditumbuhi berbagai macam pohon dan bunga-bunga. Dihiasi pula dengan 12 triang lampu taman dan setiap diang mempunyai 4 lampu yang menyorot ke empat penjuru. Diujung depan taman berdiri 4 tiang bendera. Di depannya terdapat 30 tiang yang terpasang bendera dari berbagai macam Negara. Setelah langsung terdapat lapangan bola, basket, foli dan lapangan bola futsal.

Setelah pintu gerbang belakang, kurang lebih lima belas meter kita bisa langsung meilhat pantai alexandrtia yang dipenuhi dengan turis-turis domestic.

Setelah dipenatan dengan suasana kairo yang dirasa kurang akrab. Alexandria bukan pilihan yang salah untuk merefresh otak dan jiwa kita. Mulai dari pagi, ya..awal hari di Alex pun terasa beda. Jika kita keluar dari kamar kita bisa langsung merasakan terpaan angin laut yang begitu segar. Kehidupan manusianya pun sudah terasa di pagi hari. Tidak seperti di Kairo, kehidupannya mulai setelah matahari mulai menanjak langit.

Lain lagi jika kita keluar kearah pantai. Para pegawai café yang berderet disepanjang panti sudah sibuk mempersiapakan menu untuk melayani tamu-tamu.

Begitu juga suasana pantai. Di pagi buta pantai sudah dipenuhi oleh para pengunjung. Beberapa diantara mereka terlihat lari pagi di trotoar yang menjadi pembatas antar jalan dan pantai. Beberapa keluarga terlihat menceburkan diri ke laut lengkap dari bapak, ibu dan anak-anak. Gadis-gadis berlari berlomba untuk mendaptkan ombak.

KEGIATAN SELAM SUMMER CAMP

Kegiatan untuk hari pertama hanya sebatas checking peserta dan kamar. Setelah itu makan siang dan kegiatan bebas. Namun kebanyakan peserta langsung berame-rame menyerbu pantai.

Hari kedua para Pembina summer camp membuat agenda renang bersama di siang hari dari jam 10 sampai dengan tiba waktu dhuhur.

Hari ketiga, pagi hari para peserta diajak mengunjungi perpustakaan Alexandria dan sorenya diadakan berbagai perlombaan ringan.
Keesokan harinya lomba bola voli, tennis meja dan sepak bola. Sehari berikutnya perlombaan Karikatur dan selanjutnya pada malam hari diadakan audiensi dengan musyrif am (Direktur Utama) sekaligus pembagian hadiah.

Kegiatan safari terakhir adalah kunjungan ke benteng qithbay dan mesjib mursy. Setelah kurang lebih 7 hari para peserta summer camp mengadakan malam perpisahan. Acara ini dimulai setelah sholat maghrib. Acara ini diisi dengan pertanyaan dan kuis. Para Pembina langsung ikut memimpin acara ini.

Setelah malam perpisahan para peserta berpencar. Ada yang begadang di pantai ada yang langsung berkemas-kemas dan istirahat. Keesokan harinya kita diobangunkan pukul 03.00 dini hari. Setelah sholat subuh berjamaah para peserta langsung berkumpul di depan kantin untuk mengambil sarapan pagi dan checking peserta untuk pulang.

Seminggu seudah kita melepas lelah di Alexandria…… yang pasti memang Alexandria..is the most beautiful city in Egypt.